Sebuah Reportasi Gigs untuk Teriak Menyalak – Cicurug

Well, kesampaian juga akhirnya kita ngeliput sebuah show yang diprakasai oleh Kolektif Pabrik Artsee dari Cicurug yang bertempat di Artsee Hall (Bersampingan dengan Foodstep Cafe).

Karena jarak tempuh yang lumayan jauh ditambah akses ke Vanue hanya satu yakni Jalur Bogor – Sukabumi yang dimana akses tersebut melewati beberapa Pabrik serta Pasar Ciawi dan Pasar Cicurug, sehingga kita harus menghadapi kemacetan yang luar biasa. Ditambah lagi banyak nya kendaraan berat seperti BUS dan Truck Barang/Aqua yang sudah memadati jalanan dengan berjalan lambat sehingga menambah volume kendaraan lainnya yang menumpuk di belakang truck dan bus tersebut dan tentunya dengan panjang nya kedua jenis kendaraan tersebut membuat kendaraan kecil lainnya agak kesulitan untuk melewati nya.

Kami tiba di Vanue sekitar pukul 14:20, dan tentunya kita telah melewatkan beberapa band yang tamplil karena Acaranya sendiri dimulai pukul 12:45. Dengan menyesal kita pun melewati Performance dari Band HC/Punk Grind Sukabumi/Cicurug (Power Of Resistance) dan beberapa Band lainnya.

Dengan istirahat secukupnya ditemani Kopi Liong dan Pisang goreng (Di Foodstep, price list makananan nya bersahabat) akhirnya kami langsung memasuki Vanue yang tampak sekilas seperti Hanggar Pesawat. Dan heyy! Vanue nya cukup membuat kami terkesan sekali karena didukung oleh tempat yang cukup luas, Set Panggung yang sangat HC/Punk sekali sehingga dapat membangun chemistry antara performance dengan audience (No Gate!), Tata Cahaya yang bagus, Para Pengunjung diacara yang sangat bersahabat sekali dan masih pada energik. Berasa sekali regenerasi yang hidup di skena ini.

Sebelum mulai meliput kami pun dipaksa lagi untuk menikmati jamuan dari teman teman disana dengan memulai obrolan seru tentang kondisi Skena di daerah nya masing masing. Sebuah jejaring pertemanan yang sunguh menyenangkan, Panjang umur pertemanan!

Southouse, PxOxR, Be4Enemy, Deafness, etc

Setelah diskusi panjang lebar, kami memutuskan untuk memasuki vanue dan tampak di atas stage sedang ada Polemic  (Grindcore) yang sedang menyiapkan stuff mereka.

Polemic (Grindcore)

Tanpa basa basi, Polemic menghajar stage dengan memberikan performance yang lumayan menyita perhatian kita. Dengan hanya bermain berdua mereka sudah cukup menyulut andrenaline audience di lokasi.

Setelah Polemic yang membuat otak kita kembali fresh setelah jarak tempuh yang cukup jauh ke Vanue, kali ini tampak bersiap siap sebuah Band yang didominasi oleh teman teman muda dan energik.

Ya Mereka adalah TOEF, mohon maaf mungkin kita yang tidak terlalu update dengan perkembangan skena lokal serta kurang nya pengetahuan kita mengenai musik yang mereka bawakan  jadi tidak banyak ulasan yang dapat kami tuangkan. Tapi hanya satu yang dapat kami sampaikan, TOEF sudah membuat kepala kami mengangguk ngangguk selama mereka bermain diatas Stage. Kita sungguh menikmati performance yang  mereka tawarkan, terlebih dilagu terakhir mereka membawakan Lagu  We Coming Back dari Cock Sparrer yang membuat pecah area dansa. 

TOEF!
TOEF!

Setelah dihibur oleh TOEF yang mempunyai Vocalis Cantik, kita beranjak ke KNIFE! sebuah band HCPunk, Chaotic/Mathcore yang cukup Agresif dari Bogor.  Yang baru baru ini telah mengeluarkan sebuah E.P berjudul WRATH (Sudden Death Recs) yang dikemas dengan Artwork dan suguhan Bundle Pack yang sangat menarik. Permainan KNIFE diatas stage cukup menyita perhatian kita juga, dengan sounds secukupnya yang dapat dikuasai kedua permain guitar mereka, permainan drum yang stabil serta  teriakan vocalis yang sangat Powefull menjadikan Knife salah satu band yang layak kita tonton saat itu. Sayang sekali tidak banyak yang bisa kita cari di Internet mengenai mereka, mungkin karena key word yang terlalu general. Karena sesungguhnya, Indonesia harus mengetahui keberadaan mereka.

Knife (Bogor)

Kali ini ada Madness Kids Youthcrew Hardcore unit dari Sukabumi, kembali memecahkan situasi yang sebelum nya di isi oleh beberapa band Chaotic dan Grindcore. Seperti dengan band HCPunk kebanyakan, mereka memainkan beberapa lagu yang selalu mengundang kita untuk sing a long, two step dan stage dive.

Madness Kids (Sukabumi Youthcrew Hardcore)

Setelah beberapa kali batal tampil di Acara Southouse Heavy Sounds Brother, Akhirnya kesampaian juga kita melihat Deafness (Post Blackmetal) perform. Tapi sayang sekali pada sore itu Sound di lokasi tidak terlalu support untuk Equipment guitaris nya Deafness (Ecot), tampak sound selalu naik turun dan bahkan tidak keluar. Tentunya hal ini sangat mempengaruhi performance mereka karena seperti yang kita ketahui kalau typikal musik Seperti Deafness sangat memiliki depedency kepada Harmonisasi Guitar yang clean. Ya untuk mengobati penasaran kita, semoga saja kita kesampaian bisa ajak mereka di Heavy Sounds Brother berikut nya. Amin!

Deafness (Post Black Metal Bogor)

Kembali lagi stage di isi oleh Band Hardcore Veteran dari Sukabumi, BE4ENEMY. Karena Guitaris sebelumnya sudah mulai sibuk dengan aktivitas salah satu organisasi masyarakat maka kali ini BE4ENEMY dibantu oleh Rudi Imada (Voting Crew) dan Wildan (NO’MORE VICTIM DEAD). Sayang sekali karena keterbatasan waktu mereka hanya bisa memainkan 2 lagu yang cukup mengajak audience kembali lagi memenuhi stage didepan dengan atraksi stage dive dan sedikit joget 2 step.

BE4ENEMY (Sukabumi Hardcore)

Karena keterbatasan waktu dan jarak tempuh pulang yang lumayan jauh, maka setelah BE4ENEMY perform kami pamit undur diri dari vanue. Dan tentunya sebelum pamit kami sempatkan bersilahturahmi terlebih dahulu dengan teman teman yang hadir dan sedikit menikmati Sajian Barbeque dari Panitia. Sungguh rangkaian shows yang berkesan.

   

Banyak terima kasih kami ucapkan untuk teman teman Sukabumi, Cicurug, Bogor, Cibinong dan Cianjur yang telah menjamu kami dengan baik. Panjang Umur persahabatan!

Oia di Vanue kita ketemu juga dengan Vocalist dari REPTON (Rivana a.k.a Armed), seorang Promotor dan pelaku industri musik dari Sukabumi. Sedikit membahas tentang plan Pesta Perilisan Single Prophets X yang terpaksa di undur karena faktor keamanan dan kondisi PSBB. Semoga kita bisa hadir nanti di Sukabumi dan melakukan ulasan serupa lagi.

Cheers!

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tanya saja!
Feelm
Hi,

Ada yang bisa kami bantu?